
MOJOKERTO – Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti Ballroom Raden Wijaya Hotel and Convention pada Sabtu (16/5). Madrasah Aliyah Permata kembali menggelar agenda tahunan yang paling dinantikan, yaitu Haflatul Ikhtitam Angkatan IV. Mengusung tema yang penuh makna, “Stronger in Growth, Higher in Achievement”, prosesi wisuda ini menjadi penanda indahnya akhir perjalanan belajar sekaligus gerbang awal bagi para wisudawan untuk menjemput masa depan.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh pembina dan pengurus Yayasan Permata Mojokerto. Tak hanya itu, jajaran Kementerian Agama Kota Mojokerto juga turut hadir memberikan restu, di antaranya Kepala Kantor Kemenag Kota Mojokerto, Bapak Abdul Wahid, S.Ag., M.Pd.I., Kasi Pendma, Bapak H. Pipin Sugianto, S.Pd.I, M.Pd., serta Pengawas Madrasah Aliyah, Ibu Choirun Nisa, M.Pd.
Apresiasi dari Kemenag dan Filosofi Kaktus yang Inspiratif
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Mojokerto, Bapak Abdul Wahid, menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas konsistensi MA Permata dalam mencetak generasi berprestasi. Beliau juga memuji keberhasilan madrasah yang sukses mengantarkan para alumni menembus berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit. Menurut beliau, capaian manis ini adalah buah dari dedikasi tanpa batas para ustaz dan ustazah yang tak lelah mendampingi serta membentuk karakter mulia para siswa.

Pesan yang tak kalah menyentuh hati disampaikan oleh Ketua Yayasan Permata Mojokerto, Ustaz Dani Setiawan. Beliau membagikan sebuah pesan filosofis tentang tanaman kaktus. Di balik durinya, kaktus adalah lambang ketangguhan yang mampu tumbuh kuat dan bertahan hidup di tengah gersangnya lahan kering. Lewat filosofi ini, beliau berharap para wisudawan bisa menjadi pribadi yang tangguh, adaptif, dan tetap bersinar di mana pun mereka berada nantinya.
Kolaborasi Seni yang Menyentuh Hati
Tak sekadar menjadi prosesi kelulusan yang formal, Haflatul Ikhtitam tahun ini juga menjadi panggung kreativitas bagi adik-adik kelas X dan XI. Suasana acara terasa begitu dinamis berkat berbagai penampilan memukau dari para siswa. Siswa kelas putra menunjukkan kebolehan mereka lewat penampilan banjari, live band, serta dedikasi sebagai pasukan paskibra dalam kirab wisudawan. Sementara itu, siswi kelas putri mempersembahkan drama musikal menyentuh hati berjudul Cahaya untuk Ibu. Alunan harmonis dari tim paduan suara pun turut menyempurnakan kemeriahan sekaligus kekhidmatan momen istimewa ini.
Suasana semakin syahdu saat para ustaz dan ustazah naik ke atas panggung untuk mempersembahkan lagu Merakit karya Yura Yunita. Lagu ini ditiupkan sebagai doa dan pengingat bahwa setiap anak memiliki proses dan waktunya masing-masing untuk merakit mimpi mereka hingga menjadi indah pada waktunya.

Kepercayaan Penuh Wali Murid
Rasa bangga yang mendalam juga diungkapkan oleh salah satu perwakilan wali murid, Ibu Ufik Zuroidah. Beliau menceritakan pengalamannya yang telah memercayakan pendidikan putra-putrinya di sekolah Permata sejak jenjang SD hingga lulus MA. Bagi beliau, MA Permata adalah paket lengkap yang tidak hanya fokus pada keunggulan akademik, tetapi juga sangat kuat dalam menjaga spiritualitas dan penanaman karakter islami siswa.
Selamat dan Sukses untuk Alumni MA Permata Angkatan IV!
Selamat melangkah ke jenjang yang lebih tinggi, pejuang masa depan! Semoga setiap ilmu yang didapatkan menjadi berkah yang bermanfaat, dan setiap impian mendapat jalan kemudahan dari Allah SWT. Teruslah tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan senantiasa menginspirasi! Barakallahu lakum!